Di sebuah kota di mana aturan ketat membentuk para siswa menjadi “versi terbaik diri mereka,” sebuah Pohon Buah Darah yang tersembunyi berbuah merah tua. Seorang anak laki-laki misterius berpakaian hitam hanya memberikan buah-buah ini kepada mereka yang benar-benar “membutuhkannya.” Begitu diterima, buah-buah itu membangkitkan hasrat yang telah lama terpendam—perlahan-lahan mengoyak hati, dan diam-diam membawa kota itu menuju kehancuran yang tak terelakkan.










